125 Pemilih Ditemukan Meninggal Dunia, Bawaslu Cilacap Sampaikan Saran Perbaikan ke KPU Cilacap
|
Cilacap- Bawaslu Cilacap menyarankan KPU Cilacap untuk memperbaiki data pemilih yang ditemukan telah meninggal dunia sebanyak 125 pemilih. Data ini merupakan hasil pengawasan Bawaslu Cilacap dengan melakukan uji petik di lapangan.
Anggota Bawaslu Cilacap Ujang Taufik mengatakan dokumen imbauan dan saran perbaikan tersebut diberikan dalam rangka pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026. Dia menyerahkan dokumen ke Anggota KPU Cilacap Khamilin di Kantor KPU Cilacap, Senin (21/09/2026)
"Dalam rentan satu bulan kemarin kami melakukan pengawasan dengan mendatangi rumah warga dan balai desa, hasilnya ditemukan sebanyak 125 telah meninggal dunia namun masih terdata di data pemilih," ucap Ujang.
Dia menjelaskan kondisi ini normal terjadi karena data pemilih bersifat fluktuatif. Ujang merinci warga pindah domisili, ada yang meninggal, warga yang baru mempunyai e-KTP itu hal yang pasti terjadi.
"Maka dari itu kehadiran Bawaslu dalam pengawasan PDPB untuk memastikan data pemilih selalu terjaga akurasi dan validitasnya," papar laki-laki asal Cimanggu itu.
Dalam koordinasinya ke Kantor KPU Cilacap, Ujang mengimbau untuk segera memutakhirkan data pemilih supaya makin akurat.
Humas Bawaslu Cilacap