Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Cilacap Lakukan Uji Data Sampel Pemilih Meninggal dalam Rapat Pleno Rekapitulasi PDPB KPU

pleno tw iii

Ketua Bawaslu Cilacap Soim Ginanjar menerima salinan SK Rekapitulasi Pleno PDPB Triwulan III Tahun 2026 dari Ketua KPU Cilacap di Kantor KPU Cilacap, Rabu (30/09/2026)/foto: Humas Bawaslu Cilacap

Cilacap- Bawaslu Kabupaten Cilacap mengawasi melekat Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 yang digelar KPU Kabupaten Cilacap. Dalam forum ini, pengawas pemilu melakukan uji sampel data pemilih yang telah meninggal dunia melalui mekanisme cekdptonline.

Hasil pengecekan langsung dihadapan Ketua dan Komisioner KPU Cilacap serta peserta rapat pleno menunjukkan, sampel data pemilih meninggal dunia telah ditandai Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Pengujian data ini bertujuan untuk memastikan KPU telah benar-benar melakukan pemutakhiran data pemilih hasil saran perbaikan Bawaslu Cilacap.

Adapun hasil pengawasan Rapat Pleno Rekapitulasi PDPB Triwulan III Tahun 2026 menunjukkan jumlah total pemilih sebanyak 1.587.507 dengan rincian 797.921 pemilih laki-laki dan 789.586 pemilih perempuan. Pada trriwulan iii ini sebanyak 15.505 pemilih dinyatakan TMS dan 17.964 merupakan pemilih baru.

Ketua Bawaslu Cilacap Soim Ginanjar menjelaskan pengawas pemilu telah melakukan pengawasan PDPB dengan metode uji petik mendatangi rumah warga dan kantor pemerintahan kelurahan/desa sepanjang Juli-September 2026. Uji petik dilakukan di tujuh kelurahan/desa yakni Kuripan Kidul, Donan, Cipari, Sidanegara, Sidakaya, Cimanggu, dan Pahonjean.

dasdqefef

"Yang menjadi fokus kami (Bawaslu Cilacap), melakukan uji petik turun langsung di daerah-daerah yang lingkupnya 3T (daerah perbatasan) dan itu berdekatan dengan perbatasan di luar Cilacap," ungkap Soim dalam forum di Kantor KPU Cilacap, Rabu (30/09/2026).

Dia menegaskan, pengawasan dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus untuk menguji keraguan terhadap validitas data pemilih. Untuk itu, pada Triwulan IV, Bawaslu mengajak KPU bersama-sama melakukan pencermatan atau pengecekan data pemilih agar terdapat kesesuaian antara kondisi riil di lapangan dengan data yang diharapkan.

Anggota Bawaslu Ujang Taufik menambahkan hasil pengawasan PDPB triwulan III menunjukkan sebanyak 413 data telah dilakukan uji petik dan sanding data. Dari data tersebut ditemukan sebanyak 125 pemilih telah meninggal dunia namun masih terdata di data pemilih, sementara pemilih baru ditemukan sebanyak 288 pemiilih.

Data hasil pengawasan tersebut telah disampaikan saran perbaikan kepada KPU Cilacap untuk dilakukan perubahan data pemilih. Selanjutnya untuk menguji saran perbaikan Bawaslu telah ditindaklanjuti oleh KPU Cilacap, Ujang meminta melakukan uji data langsung.

"Kami (Bawaslu) ingin mengecek salah satu atau dua data yang disarankan apakah sudah ditindaklanjuti atau belum sehingga nanti bisa kita menyaksikan semua disini dalam forum yang baik ini hasil pengawasan kami ini apakah sudah ditindaklanjuti atau belum oleh KPU," papar dia.

Sebagai informasi, rapat pleno dipimpin oleh Ketua KPU Cilacap Weweng Maretno didampingi empat Anggota KPU Cilacap lain. Hadir dalam Rapat Pleno PDPB Triwulan III Tahun 2026 yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Partai Politik, Forkompimda: Kodim 0703, Danlanal, Polresta, Imigrasi, Pemda Cilacap, dan Bakesbangpol.

ehtrjnngtn


 

Humas Bawaslu Cilacap

Tag
Bawaslu Cilacap
Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan
Soim Ginanjar
Ujang Taufik