Refleksi dan Catatan Kritis Bawaslu Cilacap Tahun 2025 di Masa Nontahapan
|
Cilacap – Bawaslu Kabupaten Cilacap menyampaikan refleksi dan catatan kritis atas kondisi demokrasi dan praktik kerja lembaga pengawas pemilu sepanjang Tahun 2025, di masa nontahapan, Senin (29/12/2025). Ketua Bawaslu Cilacap Soim Ginanjar mengatakan refleksi ini menjadi evaluasi penting bahwa kualitas demokrasi tidak hanya diuji saat tahapan pemilu, tetapi juga melalui konsistensi pencegahan dan pengawasan, penguatan kelembagaan, dan kesiapan sumber daya di luar tahapan.
Dalam acara yang dibuka oleh Ketua Bawaslu Jawa Tengah Muhammad Amin, hadir juga anggota Bawaslu Cilacap Ujang Taufik, jajaran secretariat Bawaslu Cilacap, serta dua jurnalis Julius dari Radar Banyumas dan Dika dari Suara Merdeka.
Ketua Bawaslu Jateng mengatakan refleksi bagi Bawaslu sangat penting untuk mengukur kerja-kerja yang telah dilakukan. "Dalam hal ini pentingnya komunikasi secara bersama. Banyak problem di pemilu sebelumnya seperti metode kampanye, penyebaran Alat Peraga Kampanye (APK) dan perlu kita evaluasi agar kedepannya lebih baik. Kemudian terkait dengan sumber daya manusia, pentingnya selalu update dalam aturan aturan, agar SDM Bawaslu kedepannya lebih baik lagi," ucap Amin melalui virtual.
Dalam kesempatan ini, awak media yang hadir turut membeikan saran dan masukan. Julius dari Radar Banyumas mengatakan komunikasi Bawaslu Kabupaten Cilacap dengan media massa sudah berjalan baik.
"Meski begitu, ada sedikit catatan pengawasan ditingkat Bawah harus lebih ditingkatkan dan edukasi pendidikan ditingkat pemilih pemula agar lebih menjadi skala prioritas. Kedepannya agar koordinasi lebih banyak lagi ditingkatkan untuk eksternal, agar diperluas jaringannya agar bisa memberikan manfaat terkait dengan kepengawasan demokrasi pemilu," papar Julius.
Sementara Dika dari Suara Merdeka mengatakan terkait dengan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) demokrasinya di pemilih, harapannya Bawaslu Kabupaten Cilacap lebih ditingkatkan lagi.
"Terkait dengan pengawasan data pemilih, jangan sampai pemilih terlewatkan. Bawaslu Bukan hanya pengawas, namun terkait dengan pendidikan pemilu atau demokrasi lebih ditingkatkan," ucap Dika.
Humas Bawaslu Cilacap