Lompat ke isi utama

Berita

Tumbuhkan Kesadaran Mahasiswa, Bawaslu Cilacap Gelar Kelas Demokrasi

kelas demokrasi1

Suasana Kelas Demokrasi yang digelar Bawaslu Cilacap, Rabu (14/10/2026)/foto: Humas Bawaslu Cilacap

Cilacap- Bawaslu Kabupaten Cilacap mendorong mahasiswa untuk memahami peran pentingnya dalam menjaga demokrasi dan pemilu melalui Kelas Demokrasi. Basis kesadaran masyarakat menjadi kunci untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat, terutama kesadaran generasi muda.

Kelas Demokrasi diikuti oleh 16 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi yang ada di Cilacap yakni Politeknik Negeri Cilacap (PNC), Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali (UNUGHA), dan STIE Muhammadiyah Cilacap. Mereka belajar dan diskusi Bersama dengan pemantik dari empat orang pengawas pemilu yakni Anggota Bawaslu Jawa Tengah Wahyudi Sutrisno, ketua dan anggota Bawaslu Cilacap; Soim Ginanjar, Nuryanti, dan Ujang Taufik.

Dalam paparannya, Nuryanti mengenalkan kelembagaan Bawaslu secara tugas dan fungsi kepada para mahasiswa. Dia mengatakan sebagai pelaksana Undang Undang tugas Bawaslu melakukan pencegahan, pengawasan, dan penindakan dalam pemilu.

kelas demokrasi2

"Jadi Bawaslu itu lembaga yang mengawasi tahapan pemilu mulai dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, bahkan hingga tingkat desa namun sifatnya adhoc," ucap Nuryanti, Rabu (14/10/2026).

Dia menjelaskan pengawasan yang dilakukan Bawaslu selalu memastikan tahapan pemilu yang dilaksanakan sesuai dengan aturan perundang-undangan. Ketika ditemukan pelanggaran, Bawaslu dapat menindaklanjutinya untuk dilakukan penyelesaian.

Sementara Ujang Taufik mengajak para mahasiswa untuk sadar dan aktif terlibat dalam menjaga demokrasi dan pemilu. Salah satu yang bisa dilakukan yakni dengan tegas menolak praktik politik uang.

"Kalian akan menjadi penentu masa depan bangsa 10 atau 20 tahun yang akan dating. Bagaimana nanti kalau politik uang dibiarkan begitu saja?" cetus Ujang.

Dia menilai jika praktik politik uang terus masiv dilakukan kualitas demokrasi akan menurun di masa depan. Maka dari itu Ujang mengajak para mahasiswa untuk mau melibatkan diri.

"Mahasiswa itu agent of change, ada tanggung jawab besar mahasiswa untuk melakukan perubahan di tengah masyarakat," ucap dia.

Sebagai informasi, program Kelas Demokrasi akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Rencananya Kelas Demokrasi akan dilakukan sebanyak tiga kali dengan melibatkan para mahasiswa untuk belajar dan berdiskusi.

kelas demokrasi3


 

Humas Bawaslu Cilacap