Perkuat Kualitas Layanan Publik, PPPK Bawaslu Cilacap Ikuti Orientasi
|
Cilacap- Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Bawaslu Kabupaten Cilacap mengikuti Orientasi PPPK yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membekali ASN PPPK dengan pemahaman mengenai tata organisasi, budaya kerja, serta nilai-nilai dasar ASN guna mendukung peningkatan kualitas layanan publik.
Orientasi dilaksanakan dalam satu gelombang dimulai 29 Juli hingga 5 Agustus 2029 secara virtual dengan teknis pembelajaran terbagi dalam dua kelas. Selain mengikuti pembelajaran secara asynchronous, peserta juga memanfaatkan Learning Management System (LMS) Bawaslu sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan kompetensi.
Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Yessi Yunius mengatakan orientasi ini merupakan tahapan penting untuk mengenalkan tata organisasi dan budaya kerja di lingkungan Bawaslu. Melalui kegiatan ini, ASN PPPK diharapkan mampu mengimplementasikan core values ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Orientasi ini menjadi bagian dari peningkatan kapasitas ASN agar mampu mewujudkan pelayanan publik yang berintegritas dan profesional,” ujarnya dalam pembukaan Orientasi PPPK Bawaslu Jateng Tahun 2026 secara virtual, Rabu (29/07/2026).
Kepala Puslitbangdiklat Bawaslu Roy M. Siagian menegaskan menjadi ASN di lingkungan Bawaslu bukanlah tugas yang ringan. Menurutnya, Bawaslu tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan pada saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga berperan menjaga demokrasi dan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.
“ASN Bawaslu harus berintegritas dan profesional. Kami berharap ASN PPPK menjadi spirit baru bagi Bawaslu, tidak hanya menjalankan tugas administrasi, tetapi juga menjadi supporting system yang penting dalam membantu komisioner merawat demokrasi,” katanya.
Roy juga mendorong para peserta untuk memiliki cara berpikir strategis, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan, serta berani melakukan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi organisasi dan masyarakat.
Senada dengan itu, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, M. Amin, menyampaikan orientasi merupakan bagian penting dalam pengembangan kompetensi ASN, khususnya dalam memahami nilai dasar ASN, etika instansi, budaya kerja, serta peran strategis ASN dalam mendukung tugas dan fungsi Bawaslu.
Menurutnya, ASN PPPK memiliki peran penting sebagai instrumen pendukung pelaksanaan pencegahan, pengawasan, penanganan pelanggaran, penyelesaian sengketa, serta administrasi kelembagaan. Oleh karena itu, peserta diminta mengikuti seluruh rangkaian orientasi dengan sungguh-sungguh karena menjadi bagian dari proses penilaian ke depan.
“PPPK harus mampu menjadi pelayan publik yang baik serta menjaga netralitas. Kita tidak bisa terpisah dari masyarakat. Semangat Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu bukan sekadar slogan, tetapi memiliki makna mendalam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Melalui orientasi ini, PPPK Bawaslu Kabupaten Cilacap diharapkan semakin memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai ASN yang profesional, adaptif, dan berintegritas, sehingga mampu mendukung penguatan kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik kepada masyarakat.
Humas Bawaslu Kabupaten Cilacap