Tanamkan Nilai Pengawasan Partisipatif sejak Dini, Ujang Ajarkan Semangat Pengawasan dalam Pilketos SMAN 2 Cilacap
|
Cilacap- Anggota Bawaslu Kabupaten Cilacap Ujang Taufik mengajarkan nilai-nilai pengawasan partisipatif kepada para siswa yang akan melaksanakan Pemilihan Ketua Osis (Pilketos) SMAN2 Cilacap, Jumat (9/10/2026). Bagi dia, nilai pengawasan tidak hanya berlaku dalam pemilu, namun dalam lingkup kecil seperti Pilketos juga harus dipraktikkan dengan baik.
"Jangan sampai terjadi pelanggaran terhadap aturan-aturan dalam pemilihan Ketua OSIS. Semuanya siap mengawasi?" seru Ujang kepada ribuan siswa seraya disambut jawaban siap mengawasi.
"Ini supaya nanti calon-calon (ketua OSIS) akan menjadi pemimpin-pemimpin yang akan memajukan SMA Negeri 2 Cilacap," imbuh dia.
Ujang menjelaskan teknik pengawasan terbagi menjadi dua bentuk yakni pengawasan langsung dan tidak langsung. Pengawasan langsung dilakukan secara fisik dan real-time oleh pengawas untuk mengamati kejadian dan proses pelaksanaan pemilu dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.
Lalu pengawasan tidak langsung berfokus pada pemeriksaan aspek administrasi, data, dan berkas formal yang diserahkan oleh peserta maupun penyelenggara pemilu. Ujang memberikan contoh seperti meneliti validitas dokumen data pemilih.
Selain itu, Ujang meminta kepada para siswa-siswi untuk menjadi pemilih cerdas dan menolak dengan keras politik uang. Dengan menjadi pemilih cerdas, dia meyakini proses pemilu atau pemilihan ketua Osis sendiri bisa melahirkan pemimpin yang bisa memajukan masyarakat.
"Sebagai pemilih cerdas, kita harus berani mengatakan tolak politik uang. Karena politik uang merupakan salah satu yang akan merusak bangsa. Pemimpin yang menggunakan cara-cara membagikan uang supaya memilih kepadanya, ini akan menjadikan cikal bakal lahirnya pemimpin korup," papar Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas itu.
Humas Bawaslu Cilacap