Kelas Demokrasi Jilid 2, Soim: Mahasiswa Harus Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat dan Negara
|
Cilacap- Kelas Demokrasi jilid dua Kembali digelar Bawaslu Kabupaten Cilacap dengan menghadirkan 13 mahasiswa se-Cilacap. Ketua Bawaslu Kabupaten Cilacap Soim Ginanjar menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai penghubung aspirasi masyarakat dengan negara dalam memperkuat kualitas demokrasi.
Menurutnya, kontribusi mahasiswa tidak cukup hanya diwujudkan melalui demonstrasi, tetapi juga melalui dialog, kajian kritis, dan penyampaian gagasan yang berangkat dari persoalan warga. Bagi dia, mahasiswa memiliki posisi strategis karena berada di antara masyarakat dan pemerintah, sehingga dapat membantu menyampaikan kepentingan publik kepada pemegang kekuasaan.
“Artinya menyuarakan kepentingan rakyat tidak harus demo. Jadi aspirasi publiknya tidak harus menggunakan banyak caranya,” cetus Soim di Kantor Bawaslu Cilacap, Kamis (22/10/2026).
Menurut Soim, mahasiswa perlu membangun kemampuan berpikir kritis agar dapat menjalankan peran tersebut secara efektif. Kemampuan membaca, menganalisis persoalan, berdiskusi, dan menguji gagasan melalui perbedaan pendapat menjadi modal penting untuk memahami kebutuhan masyarakat.
Dia juga mengingatkan menjadi mahasiswa yang kritis tidak cukup hanya dengan menguasai teori atau membaca buku. Mahasiswa perlu berinteraksi dengan banyak orang agar pemahaman yang dimiliki dapat diuji melalui pengalaman dan perspektif yang berbeda.
“Makanya harus ada progresif, harus ketemu banyak orang, harus bisa adu pendapat, bisa menganalisis,” ujarnya.
Soim menilai dialog antarmasyarakat menjadi bagian penting dalam kehidupan demokrasi karena dapat mempertemukan berbagai aspirasi dan kepentingan. Melalui percakapan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu membantu menghubungkan persoalan yang dirasakan warga dengan kebijakan yang dibuat pemerintah.
Dia juga menyoroti kecenderungan praktik demokrasi yang lebih menonjolkan kepentingan ekonomi dibandingkan pertukaran gagasan politik. Menurutnya, kondisi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kesadaran masyarakat agar pilihan politik tidak semata-mata ditentukan oleh politik uang, popularitas, atau kepentingan pribadi.
Soim berharap mahasiswa dapat mengambil peran lebih aktif dalam membangun percakapan publik dan menyuarakan kepentingan masyarakat melalui berbagai cara. Dengan kemampuan berpikir kritis dan keterlibatan langsung di tengah warga, mahasiswa diharapkan ikut mendorong demokrasi yang tidak berhenti pada pemilihan umum, tetapi juga memastikan aspirasi masyarakat mendapat ruang dalam proses pengambilan kebijakan.
Humas Bawaslu Cilacap